Event Hari Ini · Kalender Event · Event Gratis/Bayar · Update Lowongan Kerja · Liputan · Blog · Event Populer

Seminar Nasional Glacingly To English "Bahasamu Batas Dunia" Mr. Kalend Osan Pendiri Kampung Inggris

Bagikan
Mr. Kalen Osan


Siapa yang tidak kenal dengan kampung Inggris di Pare Kabupaten Kediri–Jawa Timur. Hampir semua orang di Nusantara ini mengenalnya terutama dengan Mr Kalend. Sebab dari 22 ribu lebih murid Mr Kalend di Jl Anyelir Dusun Singgahan, Desa Pelem, Kecamatan Pare tersebar dari Sabang sampai Merauke, bahkan mancanegara.
 
Dan beruntungnya karena orang nomor satu di Pare ini akan datang ke Makassar dan membawa sebuah seminar Nasional yang bertemakan "Glacingly To English" Bahasamu Batas Duniamu. Beliau akan berbagi ilmu kesuksesanya membangun kampung Inggris hingga sukses seperti saat ini.
 
Seminar ini di organized oleh Alfath Foundation yang bekerjasama dengan PTC INDONESIA untuk mensukseskan kegiatan ini.
 
Harianto, SE selaku founder dari PTC Indonesia di temui di ruang kerjanya (Kantor PTC) di Jl. Pelita Raya No. 11 Makassar mengaku senang diajak kaloborasi untuk mengadakan kegiatan-kegiatan positif seperti ini.
 
Lanjutanya jika pihak Alfath ingin bekerjasama untuk kegiatan selanjutnya maka kita akan terbuka bahkan siapapun yang ingin bekerja sama dengan PTC kita siap. Mr Kalen ini kan idola saya dari dulu beliau seorang motivator terbaik di asia.
 
Banner Promosi Kedatangan Mr. Kalend
 
Kami pun mengulas tentang Mr. Kalend Osen ke Mesin pencari Google dan ternyata beliau ini adalah orang kategori hebat di asia. Semua orang tau kampung inggris tapi tak mengenal sosok di balik berdirinya Kampung Ingris ini.
 
Dilansir dari merdeka.com, bertemu di kantor Basic English Course (BEC), pria yang bukan warga asli Pare ini menceritakan alasan mendirikan tempat kursus bahasa Inggrisnya itu.

"Saya pikir hidup itu tidak perlu terlalu menggebu-nggebu. Pola pikir kita sederhana saja, dan tidak terlalu berfikir tentang apa yang akan dicapai nanti. Cuma kita bagaimana memelihara tugas dengan baik, istiqomah. Supaya orang yang belajar di sini seberhasil mungkin," kata Mr Kalend.

Dia berharap, setiap orang yang belajar di Pare harus membawa segudang ilmu bahasa Inggris. Oleh karena itu dia berusaha keras agar anak didiknya sukses belajar bersamanya.

"Kasihan orang ke sini jauh-jauh kalau dia pulang tidak bawa apa-apa. Coba kita bayangkan diri kita sendiri seperti orang itu apakah tidak akan kecewa," ujarnya.

Lelaki kelahiran Desa Sebulu Kabupaten Kutai Kartanegara, 4 Februari 1945 mengaku, tidak mengharap apa-apa dari apa yang telah dia lakukan. Dia hanya berharap ridho Yang Maha Kuasa.
 
"Kita dipinjami (Tuhan) ilmu yang sedikit ini, kan bukan milik kita, maka kalau dipinjami kan harus dikembalikan. Agar bermanfaat dan bisa langgeng maka saya membuat tempat belajar ini," ungkapnya.

Dia mengatakan orang yang belajar padanya tidak peduli umur, semua ditargetkan belajar selama 6 bulan.

"Memang target kita adalah rata-rata kursus, target kita terhitung lama yakni 6 bulan. Bahkan dilain tempat ada yang satu bulan, ada seminggu dua minggu. Enam bulan itu sebenarnya masih banyak kurangnya. Cuma bagaimana orang lebih lama bertahan dari itu," jelasnya.
 
Dari waktu yang ditentukan 6 bulan tersebut ternyata banyak juga yang ingin mengulang. Alasannya untuk memperlancar bahasa Inggris.

"Tidak puas dengan hasil kemarin, kurang lancar, banyak juga yang mengulang. Bahkan ada diantaranya yang sudah berkeluarga. Bahkan tiga anak saya sudah beberapa kali mengulang," tegasnya.

Menyinggung soal anak, Mr Kalend menceritakan bahwa tiga anaknya sudah menjadi guru di tempat kursus yang dia dirikan.

"Anak saya tiga sudah mengajar di sini, generasi penerus sudah disiapkan. Kita pegang amanah, tidak mudah manusia diberi seperti ini oleh Allah. Anak-anak saya beri pesan, kalau melihat langkah saya bagus pelihara, ikuti. Dan Alhamdulillah anak saya semua nurut. Mereka mau kerja apalagi, ini pekerjaan sudah dijamin oleh Allah," tuturnya.
 
 
 
Penulis : Harianto