Event Hari Ini · Kalender Event · Event Gratis/Bayar · Update Lowongan Kerja · Liputan · Blog · Event Populer

Adakan Persiapan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018, Ini yang Dibahas

Bagikan

Makassar, www.makassarevent.com - Pada hari Senin, 24 September di aula Harian Tribun Timur Makassar diadakan Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan II yang membahas persiapan pelaksanaan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018. Kegiatan ini mengangkat tema Pengarustamaan Warisan Budaya Bangsa Mempengaruhi Arah Perkembangan Peradaban Dunia.

Agenda kegiatan dimulai dari rapat pleno yang membahas tentang Undang-undang Pemajuan Kebudayaan, Proses Penjaringan Pokok-Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, serta Tentang Kongres Kebudayaan Sulawesi Selatan II.

Selain itu dibuat fokus diskusi dengan tema Pengakuan Hak Masyarakat Lokal (HAKI, HAKK, Pewarisan Pusaka Budaya), Revitalisaasi Budaya Lokal dalam Konteks Global (Mapping & Kiat2), Partisipasi Masyarakat dalam Gerakan Kebudayaan (Konsolidasi Modal Sosial & Sumber Daya serta Parsipasi Publik dalam Gerakan Kebudayaan) serta Literasi dan Kesenian Sulawesi Selatan.

Halilinar Lathief selaku Ketua Umum kegiatan ini menekankan pentingnya sinergi yang dilakukan oleh pemerintah, komunitas atau lembaga dalam upaya menangani kebudayaan. Langkah ini dapat dimulai dari menyusun topik-topik khas untuk menjaring pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah.

“Kongres kebudayaan nantinya bukan sekedar merayakan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah super power kebudayaan.” ujar Pak Halil.

Selanjutnya Dr. Faizal RMA, M.Pd selaku Sekretaris Umum mengungkapkan “Kongres Kebudayaan sebagai forum perumusan strategi kebudayaan daerah tidak bermula dari nol, melainkan didahului oleh perumusan dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah tingkat Kabupaten/Kota dan komunitas”.

“Kongres ini bertujuan mengingatkan kembali kesadaran berbangsa dan pluralisme seperti yang telah ditunjukkan oleh leluhur kita, yang sebagian tetap terwariskan hingga kini. Dengan demikian, berbagai hal yang terurai dalam proses dialog akan menjadi masukan yang bermanfaat bagi pemerintah terutama dalam penentuan arah kebijakan di sektor ini. Diharapkan menemukan kristalisasi pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah yang akan menjadi bahan pertimbangan menyusun strategi kebudayaan daerah.” ujar Pak Faizal.

Akhir dari Kongres ini semoga dapat memberikan penerangan pada pengambilan kebijakan di bidang kebudayaan, agar dapat mempersiapkan dan mengambil langkah yang tepat untuk mendukung terselenggaranya Kongres Kebudayaan Indonesia 2018.

 

 

 

Kontributor Makassar Event
Sri Wahyuni Sam